Kamis, 09 Februari 2012

pelajaran kita 2012


Bottom of Form
Beda Kebutuhan Nutrisi Pria dan Wanita
http://intisari-online.com/media/images/1334_beda_kebutuhan_nutrisi_pria_dan_wanita.jpg
Dok. Intisari

Makanan laut merupakan sumber asam lemak omega-3 yang tinggi.
Intisari-Online.com – Dengan kondisi tubuh yang berbeda, tentu saja, kebutuhan nutrisi pada pria dan wanita juga tidaklah sama. Sangat penting untuk mengetahui perbedaan ini, sehingga Anda dapat memenuhi kebutuhan nutrisi sendiri dan pasangan.
Menurut Idiva, berikut ini beberapa perbedaan kebutuhan nutrisi pria dan wanita.
·         Kalsium
Wanita lebih rentan terhadap osteoporosis daripada pria. “Wanita yang bekerja harus mengonsumsi 1.500 g kalsium setiap hari dan berolahraga teratur,” kata ahli gizi, Shroff Payal.
Sementara, pria hanya memerlukan 800 g kalsium per hari. Karena bila kebanyakan kalsium, justru dapat menyebabkan kanker prostat.
Rizwana Abazer Biviji, ahli gizi, juga menyarankan konsumsi produk jamur, biji wijen putih, susu sapi dan susu kedelai untuk vegetarian. Ikan, udang, kepiting, dan lobster bisa dikonsumsi karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.
·         Zat besi
Karena wanita mengalami menstruasi setiap bulan, mereka cenderung menderita anemia. Menurut Kocchar, ahli gizi, wanita musti mengonsumsi 18 mg zat besi per hari sebelum memasuki masa menopause. Sementara, pria hanya membutuhkan 8 mg zat besi per harinya.
Makanan yang mengandung zat besi bisa diperoleh dari sayuran hijau. “Jika Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan zat besi sejumlah tersebut, mintalah dokter untuk meresepkan suplemen zat besi,” tambahnya.
Untuk non-vegetarian, asupan zat besi juga bisa diperoleh dari daging ayam dan daging kambing. Kedunya memiliki kandungan zat besi yang tinggi.
·         Asam lemak omega-3
Kacang dan ikan laut kaya akan asam lemak omega-3 yang membantu sirkulasi darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kebutuhan omega-3 bisa dipenuhi dengan makan salmon, herring atau tenggiri, dua kali seminggu.  Atau, bisa juga mengonsumsi berbagai macam kacang-kacangan sebanyak 100 gram per hari.
“Untuk pria, omega-3 bisa melumpuhkan sistem dalam tubuh mereka, jadi mereka tidak perlu mengonsumsi lebih dari 70 gram kacang per hari,” menurut Kochhar.
Untuk vegetarian, Biviji menyarankan konsumsi minyak zaitun, kenari, dan biji rami.
·         Vitamin D
Vitamin D membantu dalam penyerapan kalsium, sehingga dibutuhkan juga untuk mencegah osteoporosis.
Wanita harus mengonsumsi setidaknya 50 mg vitamin D setiap hari. Namun, cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah langsung dari sinar matahari. Vitamin D juga bisa diperoleh dengan mengonsumsi produk susu. “Produk susu dan makanan laut mengandung vitmain D yang baik untuk Anda,” menurut Kochhar.
·         Serat
Serat dalam makanan diketahui bisa mencegah kanker payudara. Makanan tinggi serat juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
Serat juga membantu wanita yang memiliki penyakit diabetes selama kehamilan dalam mengontrol gula darahnya. Wanita muda diharuskan mengonsumsi 25 gram serat per hari.
Konsumsi biji-bijian, sayuran, buah segar, salad, dan sarapan sereal bisa membuat kenyang lebih lama karena kandungan seratnya yang tinggi.
·         Protein
Wanita membutuhkan protein lebih banyak dan karbohidrat lebih sedikit dibandingkan pria. Dalam keadaan hamil dan menyusui, kebutuhan protein juga lebih meningkat.
Kacang kedelai dan telur adalah makanan yang kaya akan protein. Selain itu, sumber protein bisa juga dari susu dan produknya, serta ikan.

PERBEDAAN NUTRISI PRIA DAN WANITA

PERBEDAAN NUTRISI PRIA DAN WANITA - Kebutuhan nutrisi pria dan wanita pastilah berbeda, oleh karena itu penting sekali untuk anda mengetahuinya. Dengan begitu anda akan tahu nutrisi yang baik bagi anda dan keluarga anda.
Berikut adalah penjelasannya.
- Kalsium
Wanita lebih rentan terhadap osteoporosis daripada pria. "Seorang wanita bekerja harus mengkonsumsi 1.500 gram kalsium setiap hari dibarengi dengan olahraga teratur,” kata ahli gizi, Payal Shroff.

Sementara, pria hanya perlu 800 gram kalsium setiap hari. Itu karena terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan kanker prostat pada pria.

Rizwana Abazer Biviji, seorang ahli gizi, juga menyarankan mengonsumsi produk ragi, biji wijen putih, susu sapi dan susu kedelai untuk vegetarian. Ikan udang, kepiting dan lobster juga bisa dikonsumsi karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.

- Zat besi
Karena wanita mengalami menstruasi tiap bulan, maka cenderung menderita anemia. Menurut Kocchar, seorang ahli gizi, wanita harus mengonsumsi 18 miligram zat besi sehari sebelum memasuki masa menopause.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-9660oW90mTV1e-TFnui9rbCTyTo8GRchpyMbdiyPR8YiCpGQoVg5xkTdGlIILmY1FhfQAT55MkoHKbPZHy0A8DS416XRwonHDP-E56tRxlb6Jskrs2qpEmwMVSrhTvu-32WBw4qcziQ/s320/nutrisi+pria+dan+wanita.jpgSementara, pria dianjurkan hanya mengonsumsi 8 miligram zat besi sehari. Makanan yang mengandung zat besi bisa diperoleh dari sayuran hijau. "Jika Anda tidak dapat memenuhi syarat ini, mintalah dokter untuk meresepkan suplemen zat besi," katanya.

Untuk non vegetarian, asupan zat besi bisa diperoleh dari daging ayam dan kambing. Keduanya memiliki kandungan zat besi yang tinggi.

- Asam lemak omega-3
Kacang-kacangan dan makanan laut yang kaya akan asam lemak omega-3 membantu sirkulasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Anda bisa mengonsumsi ikan salmon, herring atau tenggiri, dua kali seminggu untuk memenuhi kebutuhan omega 3. Atau, bisa juga mengonsumsi 100 gram aneka kacang dalam sehari.

"Untuk pria, omega 3 bisa melumpuhkan sistem dalam tubuh mereka, sehingga tidak perlu mengonsumsi lebih dari 70 gram kacang sehari," kata Kochhar.

Untuk vegetarian, Biviji menyarankan untuk mengonsumsi minyak zaitun, kenari dan biji rami.

- Vitamin D
Vitamin D membantu dalam penyerapan kalsium. Vitamin ini juga diperlukan untuk mencegah osteoporosis.

Menurut Kochhar, wanita mengonsumsi setidaknya 50 miligram vitamin D setiap hari. Tetapi, cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah berjemur di bawah sinar matahari.

Vitamin D juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi produk susu. "Produk susu dan makanan laut mengandung vitamin D yang juga baik untuk Anda," kata Kochhar.

- Serat
Menurut Kochhar, serat diketahui bisa mencegah kanker payudara. Makanan tinggi serat juga dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

"Ini membantu wanita yang menderita diabetes saat hamil dengan mengurangi kadar gula dalam darah. Wanita muda harus mengonsumsi 25 gram serat dalam sehari," kata Kochhar.

Mengonsumsi gandum, sayur, buah segar, salad dan sereal bisa menjadi sarapan yang membuat kenyang lebih lama karena kandungan seratnya tinggi.

- Protein
Wanita memang membutuhkan lebih sedikit protein dan karbohidrat daripada pria. Tetapi dalam keadaan hamil dan menyusui, kebutuhan protein wanita melebihi pria.

"Kacang kedelai dan telur adalah sumber terkaya protein. Selain itu, pertimbangkan mengonsumsi susu dan produk susu, dan ikan,"

Nahh, setelah anda membaca artikel Perbedaan Nutrisi pria dan wanita ini, saya yakin pemahaman anda akan lebih mendalam tentang perbedaan kebutuhan nutrisi antara pria dan wanita dan saya juga yakin artikel ini akan bermanfaat besar bagi anda.
 Protein
Wanita membutuhkan protein lebih banyak dan karbohidrat lebih sedikit dibandingkan pria. Dalam keadaan hamil dan menyusui, kebutuhan protein juga lebih meningkat.
Kacang kedelai dan telur adalah makanan yang kaya akan protein. Selain itu, sumber protein bisa juga dari susu dan produknya, serta ikan.
AKIBAT KEKURANGAN DAN KELEBIHAN PROTEIN

Defenisi Protein
Protein adalah bagian dari semua sel hidup danmerupakan bagian terbesar tubuh sesudah air. 1/5 bagian tubuh adalah protein, separuhnya ada dalam otot , 1/5 di dalam tulang dan tulang rawan, 1/10 dalam kulit, dan selebihnya dalam jaringan lain dan cairan tubuh. Semua enzim, berbagai hormon, pengangkut zat-zat gizi yang membentuk protein bertindak sebagai precursor sebagian besar koenzim, hormone, asam nukleat, dan molekul-molekul yang esensial untuk kehidupan.
Enzim adalah golongan protein yang berfungsi sebagai biokeatalisator pada reaksi kimia dalam tubuh manusia. Zat yang ditransformasikan oleh enzim disebut substrat. Enzim merupakan suatu protein yang kompleks terdiri dari bagian protein dan nonprotein (kofaktor) dan kofaktor sendiri dapat berupaion logam atau suatu molekul organic yang disebut koenzim atau gugus protetis.
Protein adalah zat yang tersusun dari berbagai asam amino. Protein di dalam tubuh diubah menjadi asam amino. Asam amino diedarkan melalui pembuluh darah dan jantung. Dari 26 macam asam amino, tubuh kita membutuhkan 10 macam asam amino yang tidak dapat dibuat dalam tubuh kita. Jika satu saja dari kesepuluh itu tidak ada, maka tubuh akan mengalami gangguan seperti HO (hongeoredema) atau busung lapar, yaitu tertimbunnya cairan dalam jaringan tubuh. Sedangkan kekurangan protein yang diderita oleh bayi disebut kuasiorkor. Kelebihan asam amino tidak dapat disimpan dan akan dirombak menjadi urea..
Sumber Protein
Bahan makana hewani merupakan suber protein yang baik,dalam jumlah maupun mutu, seperti telur ,susus,dagoing,unggas ,ikan ,dan kerang.Sumber prtein nabati ialah kacang kedele,dan hasilnya sepeti tempedan tahu serta kacang-kacangan lain.
Padi-padian dan hadsilnya relative rendah dalam protein,tetapi karena dimakan dalam jumlah baanyak, member sumbangan besar terhadap konsumsi protein sehari.Bahan Makanan hewani kaya dalam protein bermutu tinggi,tetapi hanya merupakan 18,4 % konsumsi protein rata-rata penduduk Indonesia.
Manfaat Protein
Protein bagi tubuh adalah sebagai zat pembangun, misalnya pada anak-anak sangat berperan untuk perkembangan tubuh dan sel otaknya. Sedangkan pada orang dewasa, apabila terjadi luka, memar dan sebagainya, maka protein dapat membangun kembali sel-sel yang rusak. Isoflavon yang terkandung dalam kacang kedelai adalah senyawa glikosida yang larut dalam air dan bersifat anti aging (anti penuaan dini). Dan anti oxidant (anti radikal bebas).
Akibat kekurangan dan kelebihan protein.
• Kekurangan
Diantara kelaparan yang berat dan nutrisi yang cukup, terdapat tingkatan yang bervariasi dari nutrisi yang tidak memadai, seperti kurang kalori protein (kkp), yang merupakan penyebab kematian pada anak-anak di negara-negara berkembang. pertumbuhan yang cepat, adanya infeksi, cedera atau penyakit menahun, dapat meningkatkan kebutuhan akan zat-zat gizi, terutama pada bayi dan anak-anak yang sebelumnya telah menderita malnutrisi. Kurang kalori protein disebabkan oleh konsumsi kalori yang tidak memadai, yang mengakibatkan kekurangn protein dan mikronutrisi (zat gizi yang diperlukan dalam jumlah sedikit, misalnya vitamin dan mineral). Terdapat tiga jenis kkp, yaitu:
Kkp Kering : Jika seseorang tampak kurus dan mengalami dehidrasi. Kkp kering disebut marasmus, merupakan akibat dari kelaparan yang hampir menyeluruh. Seorang anak yang mengalami marasmus, mendapatkan sangat sedikit makanan. Badannya sangat kurus akibat hilangnya otot dan lemak tubuh.
Jika anak mengalami cedera atau infeksi yang meluas, prognosanya buruk dan bisa berakibat fatal.
Kkp Basah : Jika seseorang tampak membengkak karena tertahannya cairan. Kkp basah disebut kwashiorkor, yang dalam bahasa afrika berarti 'anak pertama-anak kedua'. Istilah tersebut berdasarkan pengamatan bahwa anak pertama menderita kwashiorkor ketika anak kedua lahir dan menggeser anak pertama dari pemberian asi ibunya. Anak pertama yang telah disapih tersebut mendapatkan makanan yang jumlah zat gizinya lebih sedikit bila dibandingkan dengan asi, sehingga tidak tumbuh dan berkembang. Kekurangan protein pada kwashiorkor biasanya lebih jelas dibandingkan dengan kekurangan kalori, yang mengakibatkan: tertahannya cairan (edema), penyakit kulit dan perubahan warna rambut. Anak yang menderita kwashiorkor biasanya telah menjalani penyapihan, sehingga usianya lebih besar daripada anak yang menderita marasmus.
Kkp Menengah : jika seseorang berada dalam kondisi diantara kkp kering dan kkp basah. Kkp menengah disebut marasmik-kwashiorkor.
anak-anak yang menderita kkp ini menahan beberapa cairan dan memiliki lebih banyak lemak tubuh dibandingkan dengan penderita marasmus.
Tubuh menghancurkan/memecahkan jaringannya sendiri untuk digunakan sebagai kalori:
• cadangan karbohidrat yang disimpan dalam hati habis terpakai
• protein di otot dipecah untuk menghasilkan protein baru
• cadangan lemak dipecah untuk menghasilkan kalori.
Sebagai akibatnya seluruh tubuh mengalami penyusutan. Pada kwashiorkor, tubuh hanya mampu menghasilkan sedikit protein baru. akibatnya kadar protein dalam darah menjadi berkurang, menyebabkan cairan terkumpul di lengan dan tungkai sebagai edema.
kadar kolesterol juga menurun dan terjadi perlemakan pada hati yang membesar (pengumpulan lemak yang berlebihan di dalam sel-sel hati). Kekurangan protein akan menganggu: pertumbuhan badan, sistem kekebalan, kemampuan untuk memperbaiki kerusakan jaringan, produksi enzim dan hormon.
Pada marasmus dan kwashiorkor sering terjadi diare. perkembangan tingkah laku pada anak yang menderita malnutrisi berat sangat lambat dan bisa terjadi keterbelakangan mental. Biasanya anak yang menderita marasmus tampak lebih sakit daripada anak yang lebih tua yang menderita kwashiorkor.
• Kelebihan
Protein secara berlebiha tidak menguntungkan bagi tubuh. Makanan yang tinggi protein biasanya tinggi lemak sehingga dapat dapat menyebabkanobesitas.
Kelebihan protein tidak baik, karena dapat mengganggu metabolisme protein yang berada di hati. Ginjal pun akan terganggu tugasnya, karena bertugas membuang hasil metabolisme protein yang tidak terpakai.
Malah kalo kadar protein terlalu tinggi bisa-bisa kalsium keluar dari tubuh. Ini kan bisa jadi penyebab osteoporosis.
Karena protein merupakan makanan pembentuk asam, kelebihan asupan protein akan meningkatkan kadar keasaman tubuh, khususnya keasaman darah dan jaringan. Kondisi ini disebut asidosis. Gangguan pencernaan, seperti kembung, sakit mag, sembelit, merupakan gejala awal asidosis.

Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.

Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).

Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa, selain polisakarida, lipid, dan polinukleotida, yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Selain itu, protein merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. Protein ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada tahun 1838.

Biosintesis protein alami sama dengan ekspresi genetik. Kode genetik yang dibawa DNA ditranskripsi menjadi RNA, yang berperan sebagai cetakan bagi translasi yang dilakukan ribosom. Sampai tahap ini, protein masih "mentah", hanya tersusun dari asam amino proteinogenik. Melalui mekanisme pascatranslasi, terbentuklah protein yang memiliki fungsi penuh secara biologi.

Struktur

Struktur tersier protein. Protein ini memiliki banyak struktur sekunder beta-sheet dan alpha-helix yang sangat pendek. Model dibuat dengan menggunakan koordinat dari Bank Data Protein (nomor 1EDH).

Struktur protein dapat dilihat sebagai hirarki, yaitu berupa struktur primer (tingkat satu), sekunder (tingkat dua), tersier (tingkat tiga), dan kuartener (tingkat empat). Struktur primer protein merupakan urutan asam amino penyusun protein yang dihubungkan melalui ikatan peptida (amida). Sementara itu, struktur sekunder protein adalah struktur tiga dimensi lokal dari berbagai rangkaian asam amino pada protein yang distabilkan oleh ikatan hidrogen. Berbagai bentuk struktur sekunder misalnya ialah sebagai berikut:
alpha helix (α-helix, "puntiran-alfa"), berupa pilinan rantai asam-asam amino berbentuk seperti spiral;
beta-sheet (β-sheet, "lempeng-beta"), berupa lembaran-lembaran lebar yang tersusun dari sejumlah rantai asam amino yang saling terikat melalui ikatan hidrogen atau ikatan tiol (S-H);
beta-turn, (β-turn, "lekukan-beta"); dan
gamma-turn, (γ-turn, "lekukan-gamma").

Gabungan dari aneka ragam dari struktur sekunder akan menghasilkan struktur tiga dimensi yang dinamakan struktur tersier. Struktur tersier biasanya berupa gumpalan. Beberapa molekul protein dapat berinteraksi secara fisik tanpa ikatan kovalen membentuk oligomer yang stabil (misalnya dimer, trimer, atau kuartomer) dan membentuk struktur kuartener. Contoh struktur kuartener yang terkenal adalah enzim Rubisco dan insulin.

Struktur primer protein bisa ditentukan dengan beberapa metode: (1) hidrolisis protein dengan asam kuat (misalnya, 6N HCl) dan kemudian komposisi asam amino ditentukan dengan instrumen amino acid analyzer, (2) analisis sekuens dari ujung-N dengan menggunakan degradasi Edman, (3) kombinasi dari digesti dengan tripsin dan spektrometri massa, dan (4) penentuan massa molekular dengan spektrometri massa.

Struktur sekunder bisa ditentukan dengan menggunakan spektroskopi circular dichroism (CD) dan Fourier Transform Infra Red (FTIR). Spektrum CD dari puntiran-alfa menunjukkan dua absorbans negatif pada 208 dan 220 nm dan lempeng-beta menunjukkan satu puncak negatif sekitar 210-216 nm. Estimasi dari komposisi struktur sekunder dari protein bisa dikalkulasi dari spektrum CD. Pada spektrum FTIR, pita amida-I dari puntiran-alfa berbeda dibandingkan dengan pita amida-I dari lempeng-beta. Jadi, komposisi struktur sekunder dari protein juga bisa diestimasi dari spektrum inframerah.

Struktur protein lainnya yang juga dikenal adalah domain. Struktur ini terdiri dari 40-350 asam amino. Protein sederhana umumnya hanya memiliki satu domain. Pada protein yang lebih kompleks, ada beberapa domain yang terlibat di dalamnya. Hubungan rantai polipeptida yang berperan di dalamnya akan menimbulkan sebuah fungsi baru berbeda dengan komponen penyusunnya. Bila struktur domain pada struktur kompleks ini berpisah, maka fungsi biologis masing-masing komponen domain penyusunnya tidak hilang. Inilah yang membedakan struktur domain dengan struktur kuartener. Pada struktur kuartener, setelah struktur kompleksnya berpisah, protein tersebut tidak fungsional.

Kekurangan Protein

Protein sendiri mempunyai banyak sekali fungsi di tubuh kita. Pada dasarnya protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh, proses kekebalan tubuh. Setiap orang dewasa harus sedikitnya mengkonsumsi 1 g protein pro kg berat tubuhnya. Kebutuhan akan protein bertambah pada perempuan yang mengandung dan atlet-atlet.

Kekurangan Protein bisa berakibat fatal:

Kerontokan rambut (Rambut terdiri dari 97-100% dari Protein -Keratin)
Yang paling buruk ada yang disebut dengan Kwasiorkor, penyakit kekurangan protein. Biasanya pada anak-anak kecil yang menderitanya, dapat dilihat dari yang namanya busung lapar, yang disebabkan oleh filtrasi air di dalam pembuluh darah sehingga menimbulkan odem.Simptom yang lain dapat dikenali adalah:
hipotonus , gangguan pertumbuhan , dan hati lemak , dan kekurangan yang terus menerus menyebabkan marasmus dan berkibat kematian.

Sintesis Protein

Dari makanan kita memperoleh Protein. Di sistem pencernaan protein akan diuraikan menjadi peptid peptid yang strukturnya lebih sederhana terdiri dari asam amino. Hal ini dilakukan dengan bantuan enzim. Tubuh manusia memerlukan 9 asam amino.

Artinya kesembilan asam amino ini tidak dapat disintesa sendiri oleh tubuh esensiil, sedangkan sebagian asam amino dapat disintesa sendiri atau tidak esensiil oleh tubuh. Keseluruhan berjumlah 21 asam amino. Setelah penyerapan di usus maka akan diberikan ke darah. Darah membawa asam amino itu ke setiap sel tubuh. Kode untuk asam amino tidak esensiil dapat disintesa oleh DNA. Ini disebut dengan DNAtranskripsi. Kemudian mRNA hasil transkripsi di proses lebih lanjut di ribosom atau retikulum endoplasma, disebut sebagai translasi.

Sumber Protein
Daging
Ikan
Telur
Susu, dan produk sejenis Quark
Tumbuhan berbji
Suku polong-polongan
Kentang

Studi dari Biokimiawan USA Thomas Osborne Lafayete Mendel, Profesor untuk biokimia di Yale, 1914, mengujicobakan protein konsumsi dari daging dan tumbuhan kepada kelinci. Satu grup kelinci-kelinci tersebut diberikan makanan protein hewani, sedangkan grup yang lain diberikan protein nabati. Dari eksperimennya didapati bahwa kelinci yang memperoleh protein hewani lebih cepat bertambah beratnya dari kelinci yang memperoleh protein nabati. Kemudian studi selanjutnya, oleh McCay dari Universitas Berkeley menunjukkan bahwa kelinci yang memperoleh protein nabati, lebih sehat dan hidup dua kali lebih lama.

Keuntungan Protein
Sumber energi
Pembetukan dan perbaikan sel dan jaringan
Sebagai sintesis hormon,enzim, dan antibodi
Pengatur keseimbangan kadar asam basa dalam sel

Methode Pembuktian Protein
Tes UV-Absorbsi
Reaksi Xanthoprotein
Reaksi Millon
Reaksi Ninhydrin
Reaksi Biuret
Reaksi Bradford
Tes Protein berdasar Lowry
Tes BCA-


seri Flora dan Fauna Identitas Provinsi

Pos Indonesia dalam rangka turut memperkenalkan kekayaan flora dan fauna yang dimiliki oleh 33 provinsi di negara yang kita cintai ini, menerbitkan rangkaian prangko seri Flora dan Fauna Identitas Provinsi dari 33 provinsi yang ada di Indonesia.
Program ini merupakan salah satu komitmen dari Pos Indonesi yang juga berperan serta secara akktif tidak hanya ikut mempromosikan kekayaan hayati saja tetapi turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Bagaimana tidak? Dari hanya 1 (satu) keping prangko dapat bercerita dan memberikan informasi yang amat berharga yaitu flora atau fauna asli Indonesia kepada generasi penerus bangsa. Langkah ini pun sejalan dengan keinginan pemerintah untuk memperkenalkan kekayaan hayati Indonesia ke seluruh dunia.